contoh kutipan langsung

Contoh judul dan sub judul

PERUBAHAN BUDAYA
DALAM WILAYAH PERBATASAN JAWA TENGAH
DAN JAWA BARAT

I. KEBUDAYAAN WILAYAH JAWA TENGAH DAN JAWA BARAT
1. Bahasa yang Digunakan dalam Wilayah Perbatasan
a. Bahasa jawa
1) Daerah kota
2) Daerah pedalaman
b. Bahasa sunda
1) Daerah kota
2) Daerah pedalaman
2. Kebiasaan di Wilayah Perbatasan
a. Tradisi pernikahan
1) Pernikahan di daerah jawa tengah
2) Pernikahan di daerah jawa barat
3) Pernikahan di daerah perbatasan
b. Tata cara pernikahan

II. PERUBAHAN WILAYAH PERBATASAN JAWA TENGAH DAN JAWA BARAT

Contoh kutipan lebih dari enam baris :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

Soekanto (2006: 66) menarik kesimpulan sebagai berikut :

Bentuk dan pola-pola kerjasama dapat di jumpai pada semua kelompok manusia. Kebiasaan-kebiasaan dan sikap-sikap demikian di mulai sejak masa kanak-kanak di dalam kehidupan keluarga atau kelompok-kelompok kekerabatan. Atas dasar itu, anak tersebut akan menggambarkan bermacam-macam pola kerja sama setelah dia menjadi dewasa. Bentuk kerjasama tersebut berkembang apabila orang dapat digerakan untuk mencapai suatu tujuan bersama dan harus ada kesadaran bahwa tujuan tersebut di kemudian hari mempunyai manfaat bagi semua. Juga harus ada iklim yang menyenangkan dalam pembagian kerja serta balas jasa yang akan di terima. Dalam perkembangan selanjutnya, keahlian-keahlian tertentu diperlukan bagi mereka yang bekerja sama supaya rencana kerja samanaya dapat terlaksana dengan baik.

Contoh kutipan yang pengarangnya dua atau lebih

“Birokrasi ditandai dengan sebuah ara pengaturan (misalnya buku analisis) dan cara organisasi yang didasarkan pada rasionalisasi pekerja sebagaimana yang mulai dipraktikan (oleh taylor , fayol). Rasional in juga menyentuh berbagai bentuk pemikir seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknik. Karekter umum dan ‘usaha meningkatkan teknik’ pemikiran ini mengakhiri dunia mitos dan keyakina keagamaan”. (Gddens et el, 2004:36)

Contoh kutipan langsung

“Orang yang sangat mulia adalah orang yang mempelopori suatu gerakan moral yang berguna bagi generasinya dan juga generasi berikutnya, selanjutnya adalah orang yang memberikan jasa besar pada masyarakat pada umumnya: dan selanjutnya adalah orang yang kata-katanya menjadi sumber inspirasi bagi orang lain. Ini adalah tiga pencapaian yang tak akan mati dalam kehidupan”. (The Tsu Chuan dalam Prasetyo, 2007: 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: